Setelah Dipecat dan digantikan Wim Rijsbergen Awalnya Alfred Riedl berada di pihak Wim . Tapi setlah mendengar dari beberapa informasi bahwa Wim berkata KURANG SOPAN pada pemain Timnas di babak ke dua pada saat INDONESIA VS BAHRAIN . Wim berkata : "F*CK YOU ALL... If you not have a good play in the second half i will kikced out you from this team (Kalau kau tidak bermain bagus di babak kedua ini maka kalian semua akan saya tendang dari tim ini )" "Dia tidak layak menjadi pelatih timnas Indonesia! Sekitar tujuh pemain sudah mengumumkan mereka tidak akan lagi bermain di bawah pelatih ini. Masalah besar bagi PSSI," ujarnya seperti dilansir Goal.com, Kamis (8/9).
Saat ditanya mengenai kemungkinan untuk kembali mengarsiteki Firman Utina dkk. Riedl pun memberikan optimisme baru.
"Kami tidak mampu memenangkan Piala AFF tapi kami mampu mengubah perasaan para suporter untuk timnas. Kedisiplinan, yang menjadi masalah pada tim sekarang ini seperti Boaz [Solossa], [Ian Louis] Kabes, dan [Kurnia] Meiga, juga komitmen kepada bangsa, iktikad, suatu hal baru yang dilihat suporter Indonesia telah lahir. Kami membangun antusiasme baru. Mungkin suatu hari saya akan kembali bekerja untuk timnas. Dalam bisnis gila ini Anda tidak akan pernah tahu," ujar Riedl. Sumber:http://pedomannews.com .
Dalam waawancara ini Alfred Riedl menjelaskan tentang Wim Rijsbergen yang tidak pantas mnjadi pelatih timnas Indonesia karena kurang sikap kedisiplinan dan cara kerasnya dalam melatih. (Dan saya pun setuju dengan ini)
JAKARTA, PedomanNEWS.com - Kapten Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Bambang Pamungkas, membantah kabar yang beredar mengenai upaya provokasi yang dilakukan mantan pelatih skuad Garuda Alfred Riedl.
"Dalam perbincangan tersebut tidak ada sedikitpun ucapan Alfred yg terkesan memprovokasi kami untuk melawan Wim Rijsbergen, seperti asumsi yg berkembang di masyarakat luas," tulis Bepe dalam laman resminya www.bambangpamungkas20.com.
Bahkan Bepe mengungkapkan bahwa adanya pemogokan terjadi sehari sebelum pertemuan digelar atau pada tanggal 6 September tengah malam.
"Kabar tujuh pemain nasional yg menyatakan tidak ingin bermain di bawah asuhan Wim Rijsbergen, sejatinya sudah terjadi sejak malam setelah pertandingan tanggal 6 september. Sedang kami sendiri baru bertemu dengan Alfred dan Wolfgang pada tanggal 7 September, sore hari," lanjut Bambang.
Bambang juga menyatakan pertemuan tersebut memang tidak untuk dirahasiakan sehingga digelar di tempat terbuka yang dapat memancing khalayak ramai. Namun bila pertemuan tersebut tetap dipermasalahkan, Bambang dengan tegas menyatakan kesediaannya untuk dipanggil Komisi Disiplin PSSI.
"Jika acara tadi bertujuan negatif dan dirahasiakan, mengapa kami tidak bertemu di apartement Alfred saja atau sebuah hotel misalnya, yg tidak memancing perhatian khalayak ramai. Sekali lagi karena acara ini tidak mengandung tendensi apapun, maka kami membuatnya di sebuah restaurant yg berada di pusat perbelanjaan yg sangat terkenal di ibukota negara ini."
"Jika pada akhirnya pertemuan saya dengan mantan pelatih saya tersebut, mengusik ketenangan instansi PSSI. Maka secara pribadi maupun sebagai kapten tim nasional, saya bersedia dan siap dipanggil Ketua Komisi Disiplin Bernard Limbong guna dimintai keterangan, seperti berita yg berhembus di Jakarta hari ini (9 September 2011)." (Goal)
Sumber:http://pedomannews.com
Nah ini nih yang lebih menarik lagi, Bambang Pamungkas , Kapten timnas mengungkapkan bahwa RIEDL TIDAK MEMPROVOKASI MEREKA, lalu?? Apa yang di uber oleh pssi ??? Padahal Bambang sudah bilang bahwa ia dkk bertemu Alfred di tempat umum . (JIKA INI RAHASIA MENGAPA TIDAK DI APARTEMEN RIEDL SAJA??)
Oh ya , ada lagi Wim Rijsbergen bilang bahwa seluruh pemain timnas sekarang bukan pilihannya. ??? . Padahal jika logikanya Jika ia bisa melatih pemain dengan baik maka hasilnyapun akan baik .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar